Bertindak Kurang Ajar Terhadap Staf : Kasat Pol-PP NTT Di Polisikan

oleh -41 Dilihat

Kupang,HRC- Tindakan semena-mena dan terkesan kurang ajar dilakukan Kepala Satuan polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (Prov.NTT),Cornelis Wadu terhadap salah satu stafnya,Iriene Neparasi di sekretariat Pol-PP NTT Selasa,(17/5/2022).

Wadu mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh layaknya seorang pimpinan di hadapan staf dengan mengucapkan kalimat bodok,bangsat dann gila bahkan dengan telunjuk tangan kanan menunjuk wajah Iren tepat testa. Dengan tindakan dan perilaku yang tidak santun ini,Irene didamping Kepala seksi Latihan dasar dan teknis fungsioal pada bidang Sumber Daya Aparatur Satuan Pol-PP Prov.NTT serta salah satu Kepala bidang,John da costa melaporkan wadu kepihak berwajib.

Korban,Ireine Neparasi saat didampingi kepala bidang dan kepala seksi saat mengadu kepada media.

Iren usai membuat laporan polisi di Polresta kupang Kota kepada media ini mengatakan sikap dan tindakan yang sering ditunjukkan Wadu sangat meresahkan staf Pol-PP NTT. Bukan baru pertama kali Wadu mengucapkan kata-kata kasar tidak bermartabat kepada stafnya.

“ Saya dimarahi hanya alasan sepele yakni buka kain gorden. Kain gorden saya buka sedikit karena dalam ruangan sedikit gelap namun dia tidak mau kain gorden itu dibuka. Hanya karena alasan ini saya dikata bodoh,gila,bangsat dan melawan. Bahkan sampai muka saya ditonjol dengan jarinya” Ungkap Iren dengan kesal berbaur emosi.
Bahkan tambah Iren dirinya dikata Wadu dengan kalimat yang sangat menyakitkan dan bagi Iren kata-kata itu sangatlah tidak tepat diungkapkan seorang pimpinnan kepada bawahannya.

“ Saya dikatakan melawan dan bodoh, pangkat dan golongan tinggi namun otak bodok,pantas tidak bisah jadi pejabat karena otak kecil. Gila,kamu harus dihukum tindakan tidak disiplin” tutur Iren mengulang kembali kata-kata Wadu.

Sementara hal senada juga disampaikan kepala Seksi Latihan dasar dan teknis fungsional bidang Sumber Daya Aparatur Satpol-PP NTT,Eva Baros bahwa cornelis Wadu sering mengucapkan kata-kata yang tidak sopan terhadap para staf. Bahkan dirinya juga pernah diomelin oleh Wadu dengan kata-kata yang sangat kasar yang bila didengar tentunya menimbulkan sakit hati.

“ Dia bukan baru kali ini buat seperti ini,sudah banyak kali dia seenaknya memperlakukan kami staf dengan kata-kata yang tidak pantas. Bodoh,biadab dan kata-kata sejenisnya sering dia ungkapkan bila dia marah. Bagi saya adalah sangat tidak pantas bila seorang pimpinan mengucapkan kata –kata hujatan kepada stafnya. Ini seenaknya saja menggunakan kewenangan dia sebagai pejabat untuk hujat staf” Kesal Baros.
Lebih lanjut Baros mengatakan tindakan Wadu sudah kelewat batas yang sudah tidak dapat ditolerir. Bukan saja kali ini namun bahkan pernah melakukan tindakan penganiayaan terhadap staf hanya persoalan itu didiamkan dan didamaikan secara kekeluargaan.

“ Sangat aneh bin ajaib bagi Wadu ini, kita ini pamong praja jikalau kita tunjukkan sikap seperti itu maka dimana letak kepamongan praja kita? Kita ini penegak disiplin bagi ASN dan penertib asset. Jika kita selalu tunjukkan kata-kata yang tidak sopan maka apa yang harus ditiruh oleh orang lain? Kita ini ASN dan jelas etika dan aturan ASN sangat jelas. Jikalau ada staf yang salah maka seharusnya dipanggil dan dilakukan pembinaan secaraa empat mata bukan pake teriak bodoh,bangsat dll”. Pungkas Baros.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol-PP NTT,Ir.Yohanes John Da Costa juga kepada media ini sangat sesali sikap seorang Wadu yang nampak arogan terhadap staf sat-pol PP. Menurut Da Costa seharusnya sikap semacam itu tidak perlu dilakukan seorang pimpinan.

“ Sangat tidak tepat bila dia katakan stafnya bodok karena lembaga ini bukan lembaga pedidikan. Hanya seorang guru yang mampu menilai siswanya pintar atau bodok. Sedangkan di kantor itu adalah lembaga orang bekerja bukan menilai orang bodok atau pintar. Jadi bagi saya adalah sangat tidak tepat bila Wadu seirng ucap kalimat bodok terhadap staf” Tegas Da Costa.

Sampai berita ini diturunkan, Wadu belum sempat dikomfirmasi karena alasan teknis lainnya. (Team)***

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.