Lima pasangan Bupati Dilantik : David djuandi, Saya Bangun Dari Desa

oleh -28 Dilihat
Moment Kebersamaan Lima Pasangan Bupati Terpilih Usai Dilantik

Kupang,HRC- Gubernur  Provinsi  Nusa Tenggara Timur (Gub Prov.NTT) Dr.Viktor Bungtilu Laiskodat,SH,M.Si Jumat (26/2/2021) melantik lima pasangan bupati dan wakil bupati terpilih paska Pilkada serentak 9 desember 2020 .

Masing-masing pasangan bupati dan wakki bupati terlantik yakni, David Juandi-Eusabius Binsasi (TTU), Andreas Paru-Raymundus Bena (Ngada), Herybertus Nabit-Heribertus Ngabut (Manggarai), Edistasius Endi–Yulianus Weng (Manggarai Barat) dan Kristofel Praing-David Melo Wadu (Sumba Timur).

Para bupati dan waki bupati ini dilantik di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jalan El Tari, Kota Kupang, sekitar pukul 15.00 wita. Acara pelantikan dihadiri oleh tamu undangan yang terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Acara pelantikan juga disiarkan langsung via channel youtube dan aplikasi zoom. Karena pandemi covid-19 yang masih merebak, acara berlangsung singkat. Tidak ada sambutan maupun arahan dari gubernur. Setelah penyerahan SK dan penandatanganan berita acara, pelantikan diakhiri dengan mengabadikan moment bersama para bupati-wakil bupati dan gubernur.

Salah satu pasangan bupati terlantik,kepada media mengatakan dirinya bersama wakil bupati akan bekerja secara maksimal untuk membangun daerahnya dengan pola pendekatan pembangunan boton up yakni pembangunan dimulai dari desa.

“Saya pikir desa adalah sumber kekuatan negara dan daerah harus sungguh perhatian pembangunannnya dimulai dari sana (desa). Jikalau desa sudah membangun dengan baik secara otomatis  pun akan berikutan pembangunan di kota akan nampak” Jelas Bupati Timor Tengah Utara (TTU),Drs. Djuandi David. Sementara hal senada juga disampaikan wakilnya Eusabius bahwa langkah awal yang akan dimulai yakni pembenahan terhadap sistim pengelolaan dana desa. “ Menegemen pengelolaan dana desa harus transparan serta tepat sasar. Sehingga untuk langkah awal kita akan memberikan perhatian serius terhadap mekanisme penggunaan dana desa termasuk fasilitator atau pendamping desa harus kita perhatikan secara serius” Tandas Mantan Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama Republik Indonesia ini. (frondes)

 

 

 

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.