KBM Di UPTD SMPN 11 Kota Kupang Berjalan Normal : Perhatian Prokes Tetap Dijalankan Secara Baik

oleh -35 Dilihat

Kupang,HRC- Proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah diberlakukan secara 100 persen sepanjang waktu atau full time bagi total 900-an lebih peserta didik yang ada di UPTD Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 11 Kota Kupang. Hal ini didasari pertimbangan melandai kasus COVID-19 dengan status zona hijau atau level 1 kota Kupang.

Pantauan hakRakyat.com, para siswa- siswi, serta guru mulai melangsungkan Kegiatan Belajar mengajar di masing-masing Kelas.

Kepala sekolah (Kepsek) UPTD. SMPN 11 kota Kupang, Warmansyah,S.Pd ditemui media Independent HakRakyat Jumat, (26/07/2023) mengatakan pelaksanaan KBM tatap muka 100 persen bagi peserta didik SMPN 11 Kota Kupang sudah terlaksana dengan sistem penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat bagi siswa-siswi maupun tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah ini.

Kepsek) UPTD. SMPN 11 kota Kupang, Warmansyah,S.Pd

“Untuk PTM di SMPN 11, kita lakukan proses belajar mengajar tatap muka itu sejak 11 Juli, dan secara normal sudah mulai lakukan PTM secara 100 persen”

Ia mengatakan, meskipun PTM sudah dilangsungkan secara 100 persen di sekolah, tetapi peserta didik dan juga tenaga pendidik dalam hal ini para guru masih harus menerapkan prokes ketat.

“Kita masih berlakukan prokes ketat, anak-anak yang mau masuk ke ruangan wajib cuci tangan terlebih dahulu, dan harus menggunakan masker,” katanya.

Dalam pelaksanaan PTM, pihaknya menginformasikan sejauh ini berjalan lancar dan aman di UPTD SMPN 11 Kota Kupang.

” Kita Tahun ini menerima 30 rombel, dibagi 9 rombel kelas VII dengan total 288 peserta didik baru, kelas VIII 10 kelas dan 11 rombel untuk kelas IX. Ujar Warmansyah.

Terkait metode pembelajaran Tatap muka Warmansyah mengatakan sekolah sudah melakukan Kurikulum Merdeka sejak Tahun lalu dengan mengikuti pelatihan serta workshop dari dinas bagi setiap tenaga kependidikan di sekolahnya.

” Sekolah kami adalah angkatan pertama terpilih menjadi salah satu sekolah penggerak dan ini merupakan Tahun ke-dua bagi kami. Sehingga didalam persiapan kurikulum merdeka kami sudah benar-benar siap. Jelas Warmansyah.

Ditanya soal harapannya bagi sekolahnya, Warmansyah mengharapkan agar pembelajaran tatap muka terus dapat dilaksanakan secara normal serta adanya kerjasama dari semua guru di sekolah untuk tugas yang diembankan dapat berjalan dengan baik.

Serta bapak ibu guru harus berada di tempat, supaya dapat mengawal para siswa dan mendidik mereka dengan baik, PTM dilaksanakan secara 100 persen,” tandasnya.”

Selain itu Warmansyah meminta dukungan perhatian dari dinas tekhnis dalam kaitan kegiatan pembangunan pagar sekolah.

Tampak kondisi Halaman samping sekolah yang belum dipagar.

” Saya sangat mengharapkan bantuan dari dinas pendidikan kalau bisa turut membantu kami dalam menyelesaikan kegiatan pembangunan pagar sekolah” Pinta Warmansyah.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota, Drs.Dumuliahi Djami,M.Si mengatakan, mulai dari Paud/ TK, SD, dan SMP sudah boleh memberlakukan PTM 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota, Drs. Dumuliahi Djami,M.Si

” Kita berharap bahwa Covid-19 ini bisa cepat berlalu sehingga proses tatap muka bisa berjalan normal, jika ada yg terpapar covid maka akan diberhentikan” Jelas Djami.

Perlu diketahui bahwa UPTD SMPN 11 Kota Kupang tahun ini mendapat bantuan DAK Tahun 2021 dan Baru terealisasi di tahun 2022 antara lain rehab 9 ruangan kelas, Rekontruksi beberapa bangunan baru serta ruang laboratorium media. (Eshy)***

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.