Kisah Gadis di Bawah Umur:Pagi Ke Sekolah,Malam Layani Pria Hidung Belang

oleh -83 Dilihat
ilustrasi-perempuan-sedang-bermain-ponsel

Banten,HRC – Sebagai remaja putri yang baru berusia 16 tahun, Melati (nama samaran) seharusnya bisa menikmati masa mudanya dengan bermain atau nonton bioskop dengan teman sebayanya usai pulang sekolah.

Berbeda kisah gadis di bawah umur di Serang, Banten, remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas ini memilih untuk mencari uang usia pulang sekolah.

Namun jangan bayangkan pekerjaan yang digeluti remaja asal Kabupaten Serang, Banten ini halal. Remaja yang belum genap 17 tahun itu mencari penghasilan sebagai seorang pekerja seks komersial (PSK) melalui prostitusi online.

Untuk menambah penghasilan dia pun melakukan siaran langsung tanpa busana di salah satu aplikasi live streaming. Dari siaran live tersebut dia mendapatakan pundi-pundi saweran dari para pria hidung belang. Selain itu, kegiatan live tanpa busana tersebut untuk menarik para pria yang akan dia layani.

“Bekerja sendiri punya aplikasi di dalamnya live tanpa busana menjajakan diri posisinya kemudian si anak juga ada proses transaksi itu bertemu dengan orang dewasa (melayani pria hidung belang),” kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten, Hendri Gunawan, selaku pendamping Bunga yang saat ini tengah terjerat kasus hukum kepada wartawan, Sabtu (23/7/2022).

Berdasarkan pengakuan Bunga, kata Hendri, awalnya Bunga diajak oleh temannya masuk ke aplikasi live streaming tersebut. Dari sana, ia mendapat penghasilan dan ketagihan hingga membuka jasa prostitusi online. Hal itu dia lakukan diluar jam sekolah di sebuah penginapan.

“Ternyata dari situ (aplikasi) dia bisa mendapatkan uang secara instan,” ungkapnya.

Dalam menjalani pekerjaannya, Bunga mengaku tidak sampai terlalu malam. Hal ini karena ia tidak mau terlihat lelah saat sekolah esok pagi.

Namun, setelah beberapa bulan melakoni pekerjaan tersebut, Bunga tiba-tiba menghilang dan tidak pulang ke rumah beberapa hari. Hal ini membuat kedua orang tua panik dan melaporkan kabar kehilangan putrinya ke kantor polisi.

Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, akhirnya Bunga ditemukan sedang berada di sebuah penginapan di Kota Serang. Saat itu, pekerjaan Bunga di luar jam sekolah yakni sebagai PSK terungkap.(Team)***

 

 

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.