Meriahkan HUT Komisi Informasi NTT Ke-3 Gelar Lomba Pidato

oleh -52 Dilihat

Kupang,HRC- Peran Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik sangat penting dalam memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi. Pelaksanaan keterbukaan informasi menuntut kewajiban badan publik untuk menyediakan dan melayani permintaan informasi secara cepat, tepat waktu, berbiaya ringan, dan cara sederhana.

Dalam Rangka memperingati HUT Komisi Informasi NTT ke -3 Komisi Informasi Provinsi (KIP) NTT menyelenggarakan  lomba Pidato  Keterbukaan Informasi Publik antar mahasiswa se-Kota Kupang, Senin,(29/08/2022) bertempat di aula DPD provinsi NTT.

Sebagai informasi, peserta kegiatan berjumlah dua puluh peserta lomba yang berasal dari delapan Perguruan Tinggi  Negeri dan Swasta di Kota Kupang.

Lomba digelar dalam tiga sesi yaitu tahap penyisihan, semifinal dan final.

Ketua Komisi Informasi Publik, Agustinus L.B. Baja Ditemui media Independent Hak Rakyat di sela-sela kegiatan mengatakan Kegiatan pidato keterbukaan publik dikatakan penting mengingat keterbatasan jangkauan implementasi keterbukaan publik dengan target sampai ke seluruh pelosok desa yang belum terpenuhi dikarenakan kurangnya personil.

” Dalam rangka HUT Komisi Informasi NTT yang ke-3 tahun ini kami membentuk kegiatan lomba pidato pada kalangan mahasiswa kota Kupang terkait keterbukaan informasi publik guna nantinya akan menjadi agen informasi  yang akan membantu dalam mensosialisasikan keterbukaan publik publik” Jelas Baja.

Target program perencanaan komisi informasi diagenda kan setiap tahun lomba, melakukan penilaian peningkatan badan publik melalui penganugerahan badan publik yang ada di kota Kupang.

Badja Menghimbau kepada badan publik untuk adanya transparansi informasi badan publik bahkan informasi pengecualian disertai dokumen atau surat keputusan sehingga menghindari sengketa informasi publik kepada masyarakat

” Kami mengharapkan kesadaran pimpinan badan publik untuk menyiapkan, mendokumentasikan, menginformasikan informasi yang berkaitan dengan informasi publik serta adanya kerjasama meningkatkan NTT menjadi provinsi Informatif sehingga perolehan informasi yang murah,mudah dan cepat. Pungkas Baja.

Lebih lnjut Maryanti Adoe, selaku penilaian kesesuaian bahasa, judul dan performance menjelaskan syarat ada 3 kriteria penilaian yang ditetapkan, Kesesuaian Thema judul dan pidato, Kelancaran penyampaian pidato, ketepatan istilah yang digunakan, vokal serta intonasi, gaya atau mimik, penguasaan materi, kontak audience, ketepatan waktu kurang lebih 10 menit, serta pemakaian kostum.

” Kegiatan ini di umumkan dan terdaftar 20 peserta yang mengikuti technical meeting kemarin. Ada beberapa kriteria yang menjadi prioritas. Sejauh ini kebanyakan peserta pidato terbanyak berasal dari perempuan yakni 16 perempuan dan 4 laki-laki dan yang masuk final berasal dari perempuan” Jelas Maryanti.

” Kami akan menetapkan satu orang sebagai Duta Keterbukaan informasi publik sebagai perwakilan komisi informasi untuk menyampaikan hal-hal berkaitan keterbukaan informasi publik” Tutur Maryanti.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia, Drs.German Attawuwur memberikan apresiasi kepada 20 peserta mahasiswa yang mengikuti lomba pidato

” Saya sebagai penanggung jawab kegiatan ini walau pun baru pertama kali diadakan tapi luar biasa terkesan antuasiasme dari mahasiswa yang luar biasa dan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk membuat Kegiatan yang lebih baik lagi dari sebelumnya” Tutur German.

Tampak pose bersama Ketua Komisi Informasi NTT dan Tim Panitia.

(Eshy)***

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.