Misi Kemanusiaan Stefanus Gandi Sedang Bangun Prinsip Kerja Kolaborasi

oleh -30 Dilihat

Mbay,HRC-  Bakal calon DPR RI Stefanus Gandi bertemu warga Kampung Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Senin (22/08/2022) sore.

Saat bertemu warga, bakal calon DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku mulai konsen bertemu masyarakat Pulau Flores sejak satu tahun lalu.

Stefanus menegaskan, ia datang bukan dalam rangkah untuk berkampanye. Sebab waktu kampanye, kata dia, belum ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut dia, ia mengelilingi Pulau Flores dengan kemasan misi kemanusian dan pendekatan sosial kemasyarakatan.

Selama satu tahun belakangan ini, Stefanus telah banyak membantu material untuk rumah adat, rumah ibadah, kelompok tani, bantuan sembako, dan kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Misi kemanusiaan ini sebenarnya sedang menjalankan kerja-kerja kolaboratif untuk mencapai tujuan bersama. Semua proses pekerjaan yang dikerjakan, kata dia, akan menjadi lebih efisien jika dilakukan secara bersamaan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Yang kami kemas adalah memperkenalkan diri dan pendekatan sosial kemasyarakatan yang sifatnya keuntungan bersama,” katanya.

Di setiap titik pertemuan dengan masyarakat, Stefanus kerap menggali dan menawarkan bantuan semampunya.

Direktur PT Indojet Sarana Aviasi itu menyadari bahwa bantuannya memang sedikit tidak seperti para pihak yang sedang memangku jabatan tertentu di eksekutif dan legislatif. Namun bantuannya tentu saja untuk kepentingan umum sembari berharap ada pihak lain yang bisa melakukan gerakan kemanusiaan serupa.

“Yang kami gali adalah apa yang kami bisa bantu. Ini sebagai bentuk partisipasi kami. Sebbagai bentuk keluarga baru,” kata Stefanus.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang kami buat. Karena saya belum jadi apa-apa, saya bantu sebisa saya. Kegiatan sosial ini kan tidak ada batasan,” imbuh Direktur Lembaga Stefanus Gandi Institut itu.

Sementara itu, salah satu warga yang hadir
Hendi Nuwa mengaku siap mendukung Stefanus Gandi menuju Senayan. Ia beralasan Stefanus Gandi adalah figur muda yang masih berumur 39 tahun.

“Kami di sini persoalannya air minum. Contoh lombok saya mati gara-gara tidak ada air. Pesan saya untuk Pa Stefan kalau punya kepedulian untuk Flores jangan lupa kami di sini persoalan air minum,” pinta Hendi saat berdiskusi.

Warga lain yang hadir Kristianus Meze juga mengaku sangat mendukung Stefanus Gandi menuju Senayan. Ia mengaku tertarik dengan Stefanus Gandi karena masih muda dan berani memulai untuk menjalankan niat tulus di Pulau Flores.

“Saya bangga Pa Stefan karena satu-satunya orang muda Flores yang berani memulai dan punya niat yang tulus. Secara pribadi saya sangat mendukung itu, apalagi orang muda,” kata Kristianus.  (Icha)**

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.