2021 Target Badan Pendapatan dan Asset Daerah Prov. NTT Capai 2 Tryliun

oleh -40 Dilihat
Kepala Badan Pendapatan Dan Asset Daerah Prov.NTT, Dr.Zet Sony Libing,M.Si

Kupang,HRC-Badan Pendapatan Dan Asset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur(Prov.NTT) dituntut dalam kaitan kinerja pelayanan yakni diberi target oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur untuk mencapai Rp.2.000.000.000.000 (2 Tryliun).

Kepala Badan Pendapatan Dan Asset Daerah Prov.NTT, Dr.Zet Sony Libing,M.Si ditemui media ini di ruang kerjanya Senin,(8/03/2021) kepada media ini mengatakan untuk tahun 2021 khusus untuk Badan Pendapatan Dan Asset Daerah Prov.NTT diberi target 2 Tryliun. 2 Tryliun tersebut oleh Libing mengatakan darimana sumbernya tentunya ada beberapa sumber pendapatan yang menjadi acuan dalam mencapai 2 tryliun tersebut.

“Darimana sumber pendapatan kita? dari pajak daerah,penyewaan asset Provinsi,Deviden Bank-bank, Jamkrida,PT.Flobamor dan sumber-sumber lain pendapatan daerah”Jelas Libing.

Lebih lanjut Libing mengatakan khusus untuk tahun 2021 telah diberikan target pencapaian kinerja pelayanan dengan patokan angka 2 tryliun.menurut Libing angka ini sangat fantastis dibanding angka target tahun sebelumnya. Dan oleh  Libing meskipun dalam situasi pandemic covid—19 dirinya bersama seluruh tim kerjanya akan optimis mendekati capaian tersebut.

“Tahun lalu kiita dikasih target 1,5 tryliun dan kita mencapai 85% dari target yang ditentukan.Tahun ini target kita meningkat menjadi 2 tryliun,saya secara pribadi optimis akan mencapai target tersebut meskipun tidak 100% tapi,setidaknya mendekati angka target  tersebut”Kata Libing penuh sikap optimisme.

Selain terkait target pendapatan 2021,menjawab media ini bagaimana oleh Gubernur NTT,Dr.Victor Bungtilu Laiskodat,SH.MSi dengan komitmennya untuk mengoptimalkan seluruh potensi daerah termasuk di dalamnya asset Pemprov.NTT khusus untuk  asset yang tidak bergerak tidak lain Libing mengatakan upaya mengoptimalkan asset daerah NTT  terkhusus asset tanah dimana dilakukan penyewaan dengan pihak ketiga hingga saat ini kegiatan tersebut tidak berjalan efektif karena situasi pandemic covid-19.

“Kita sudah berupaya untuk menyewakan asset tanah baik yang di Provinsi NTT maupun di luar NTT.Upaya ini sudah kita lakukan namun hingga sekarang dari pihak ketiga belum ada satupun yang berani melakukan MOU karena tantangan covid-19”Tutur Libing.(Frondes).

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.